Lebih lanjut, Radit pun mengaku tetap melakukan aktivitas menulisnya meski mengalami mata kering. Faktor ekonomi dan kegemaran dalam menulislah yang mendorong dirinya terus melanjutkan pekerjaannya ini. Di sisi lain ia pun mengaku masalah matanya juga disebabkan oleh paparan asap rokok di tempat syuting.
“Iya kedip tidak sempurna tapi tetap nulis. Karena saya butuh uang. Karena memang waktu itu hobinya nulis mau gimana lagi akhirnya kebawa sampai sekarang, yang paling ngeselin sih sebenarnya kalau lagi di lokasi syuting pada ngerokok sih, itu yang paling parah, karena kan selain kering juga jadi iritasi kan,” tuntasnya.
(Utami Evi Riyani)