"Sudah jatuh tertimpa tangga". Ungkapan klasik ini sepertinya sangat pas untuk menggambarkan kondisi fashion retailer Forever 21. Setelah dikabarkan mengalami kebangkrutan, perusahaan fashion tersebut dituntut oleh manajemen Ariana Grande atas tuduhan plagiarisme.
Dilansir Okezone dari SCMP, Kamis (5/9/2019), Forever 21 disinyalir menggunakan gaya ikonik Ariana Grande untuk mempromosikan koleksi terbaru mereka tanpa seizinnya. Termasuk menggunakan model yang benar-benar mirip dengan wajah Ariana Grande.

Buntut dari kasus tersebut, pihak Ariana Grande menuntut ganti rugi senilai 10 juta USD atau setara dengan 142 miliar kepada Forever 21. Selidik punya selidik, lini kosmetik Riley Rose lah yang berperan penting dalam menciptakan kampanye online tersebut.
Tampilan model dan nuansa dari video mereka memang benar-benar mirip dengan gaya busana Ariana dalam video klip 7 Rings yang dirilis akhir tahun lalu. Buntut dari kasus tersebut, tim pengacara Ariana Grande telah melayangkan gugatan di pengadilan Los Angeles pada Senin 2 September 2019.
Mereka mengklaim kampanye online itu dimaksudkan untuk menipu konsumen agar percaya bahwa Ariana Grande telah di-endorse oleh Forever 21.