Makhluk halus masih menjadi sebuah misteri yang belum terpecahkan oleh manusia. Beberapa dari mereka banyak yang melakukan penelusuran untuk mencari bukti mengenai keberadaan mereka. Alhasil tidak aneh apabila saat ini banyak orang yang melakukan ekspedisi untuk memburu para hantu di tempat-tempat yang angker.
Belum lama ini tim pemburu hantu telah menangkap sosok yang mereka yakini sebagai hantu yang berdiri di samping jerat di rumah sakit jiwa yang telah ditinggalkan. Para pemburu hantu ini percaya bahwa mereka mendapatkan bukti kehidupan setelah mengunjungi suaka Pool Parc di Ruthin, Wales Utara.

Tim pemburu hantu ini berhasil mengabadikan rekaman video yang berisikan suara mengeram dan menjerit ketika mereka berjalan di sekitar rumah bekas bangsawan yang sudah 200 tahun lapuk dimakan usia.
Beth Hopper yang mengelola Spirit Walkers mengatakan bahwa mereka hanya menemukan gambar yang diyakini sebagai hantu. Sosok tersebut berdiri di dekat jendela yang terbuka begitu mereka kembali ke rumah.

Para pasukan pemburu hantu ini telah dipersenjatai dengan peralatan canggih termasuk kamera night vision dan perangkat EVP yang mampu menangkap fenomena suara elektronik. Ekspedisi tersebut dilakukan pada 10 Agustus 2019 lalu.
“Kami sedang syuting melalui jendela yang rusak dan tidak bisa menjelaskan suara geraman yang terdengar di video ketika memeriksanya di mobil. Rekaman tersebut sekira satu menit lima detik. Saya juga mendapatkan suara jeritan dari perangkat EVP dan ini tentunya cukup mengganggu. Beberapa orang juga mendengar suara siksaan saat ekspedisi,” terang Beth, melansir dari The Sun, Kamis (5/9/2019).
Lebih lanjut ibu berusia 32 tahun ini mengatakan apabila seseornag membayangkan rumah sakit jiwa dan sekiranya bisa menjelaskan apa yang terjadi di tempat tersebut, sudah dipastikan suara jeritan tersebut merupakan sebuah hal yang mengerikan.

“Saya pernah ke sana beberapa kali dan mendengar suara langkah kaki. Seorang gadis merasa ada seorang perawat berdiri di hadapannya dalam kegelapan. Kami juga pernah mendengar laporan tentang mantan pasien yang mengira dirinya adalah seorang prajurit romawi yang berbaris naik turun koridor dan melempari orang dengan batu,” lanjutnya.
Lebih lanjut Beth pun mengaku senang bisa keluar dari tempat menyeramkan tersebut. Namun, ia sempat melihat jerat yang tergantung sebelum masuk melihat ruangan dengan menggunakan obor. Dari situlah ia tersadar dan melihat sebuah sosok menyeramkan di dekat jendela.
“Roh-roh tersebut mungkin mengirimkan sinyal rasa sakit yang dialami di sana. Tim saya mengatakan roh itu tertarik dengan saya karena kepribadian saya yang ceria. Mereka menggunakan energi manusia sehingga ia tertarik dengan manusia. Roh-roh berkata pada papan Ouija bahwa mereka menyukai saya dan menganggap saya seperti ibu bagi mereka,” tuntasnya.
Sebagaimana diketahui, Pool Parc dibangun pada abad ke 16 yang awalnya merupakan rumah bagi keluarga Salesbury dan rumah bangsawan. Bangunan tersebut dibangun kembali untuk William Bagot, 2 nd Baron Bagot pada 1820-an.
Karena kalah dalam taruhan, rumah tersebut dijual kepada Otoritas Kesehatan Distrik dan menjadi rumah pemulihan dan suaka. Bangunan tersebut digunakan oleh Rumah Sakit North Wales di Denbigh sebelum ditutup secara permanen pada 1989.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.