MASIH banyak masyarakat Indonesia yang menjadikan tolak ukur sebuah kesuksesan berdasar profesi maupun jabatan. Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi salah satu dari sederet profesi yang masuk dalam incaran.
Ketika seseorang berhasil menjadi PNS, kesuksesan maupun kebahagiaan duniawi seolah-olah sudah berada di genggaman mereka. Pola pikir seperti ini ternyata masih berkembang di tengah masyarakat Indonesia.
Pada kenyataannya, tak sedikit abdi negara yang mengundurkan diri karena merasa profesi tersebut bukanlah passion atau pekerjaan yang mereka impikan. Seperti sebuah kisah inspiratif yang dialami Yossy P Adrianto, mantan PNS di Kementerian Perdagangan RI.
Kepada Okezone, Yossy bercerita bahwa ia menjadi seorang PNS berawal dari sebuah ketidaksengajaan. Hal ini bermula ketika usaha kuliner yang ia rintis saat masih duduk di bangku kuliah, mengalami efek monopoli dari krisis global pada tahun 2007-2008 silam.
“Waktu itu karena usaha saya ikut terdampak krisis global, saya sempat rehat dulu. Kemudian teman saya tiba-tiba memberi tahu ada lowongan PNS. Alhamdulillah lulus dan aktif bekerja Januari 2009. Tentunya setelah melewati proses pendidikan terlebih dahulu. Bisa dibilang umur saya waktu itu sudah injury time, tepat 30 tahun,” kata Yossy saat dihubungi Okezone via sambungan telepon, beberapa waktu lalu.

Terjebak zona nyaman
Setelah resmi menjadi PNS, Yossy mengaku tidak pernah menemukan kesulitan atau kendala berarti dalam menjalankan tugasnya. Ia diterima di Kementerian Perdagangan yang notabennya 'sejalur' dengan jurusan Manajemen yang ia ambil saat masih kuliah di Universitas Padjajaran, Bandung.
Ditambah lagi, ia sempat bekerja di perusahaan swasta yang juga bergerak di bidang perdagangan. Tak heran pada tahun-tahun awal masa kerjanya, Yossy merasa sangat nyaman dengan profesi barunya itu.
“Saya sudah pernah kerja di sektor swasta, dan PNS itu bisa dibilang zona nyaman banget. Jadi PNS sekarang itu cukup ‘enak’. Setiap 4 tahun sudah dijamin akan dinaikkan golongannya. Gaji juga disesuaikan dengan mekanisme APBN,” ungkap Yossy.
Kendati demikian, Yossy menegaskan menjadi PNS tidak lantas menjamin kebahagiaan para pekerjanya. Terutama bagi mereka yang selalu mencari tantangan baru. Ya, meski tidak menutup kemungkinan bahwa PNS juga menjanjikan jenjang karier yang pasti.