Hartady menambahkan, saat menyadari bahwa mobil yang disuruh menepi itu adalah sultan Jogja, sang pengawal presiden itu meminta beliau untuk ikut rombongan presiden saja agar lebih cepat sampai tujuan. Tapi ternyata ditolak mentah-mentah oleh Sultan HB X.

"Salut dengan pejabat macam beliau. Tidak perlu pencitraan atau mengundang wartawan untuk meliput, biarlah rakyat sendiri yang menilai. Semoga panjang umur Sri Sultan. Jogja Istimewa selalu," tutupnya.
Video yang viral di media sosial tersebut semakin membuktikan bahwa, orang nomor satu di Yogyakarta itu benar-benar sangat rendah hati dan jauh dari sifat arogansi. Keputusan Sri Sultan Hamengkubuwono X yang enggan menggunakan pengawalan pun menuai banyak pujian dari para netizen.