“19 ribu menurut saya relatif murah. Telur mentah per butir saja Rp2 ribu, nasi Rp5 ribu, bumbu Rp3 ribu. Mangkok? Biaya karyawan? Sewa gedung? Biaya listrik? Pajak? Wifi? Paling banter labanya 1k per porsi,” tulis akun @Mr_i_rwansyah12.
“Iyak gak sih kayak ga worth itu gitu ngasih rating dengan alasan yang ga jelas dengan yang dia tulis.. Ya logikanya kenapa langsung ke Jakarta aja untuk beli produknya heheha atau gak Mas Kaesang tambah cabang lagi di kota lain hehe,” tulis akun @KevinvinT.
“Dengan ruangan yang nyaman plus wifi makan 19rb masih dibilang mahal? Bener-bener dah!,” tulis akun @Areloghy.
“Ya gini gak sadar ekonomi sih lur. Sebenarnya ya kalo low class ya jangan maksa yang biar terlihat high class. Alangkah baiknya sadar ekonomi dan terkesan ra mekso tau kalo baginya mahal ya udah ga usah dibeli atau dicacat,” tulis akun @YUSMAALFAT.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.