Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menilik Tren Ekstensi Bulu Mata dan Kaitannya dengan Rasa Insecure Para Wanita Modern

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Rabu, 21 Agustus 2019 |12:01 WIB
Menilik Tren Ekstensi Bulu Mata dan Kaitannya dengan Rasa <i>Insecure</i> Para Wanita Modern
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Setelah tiga tahun menggunakan eyelash extension, Rara juga sempat mengalami beberapa pengalaman pahit. Salah satunya saat tergoda menggunakan eyelash extension 'murah'.

"Aku kalau pakai eyelash extension itu selalu lanjut setiap bulan. Bahkan sebelum durasinya habis sudah retouch lagi. Nah, waktu itu sempat coba-coba eyelash extension murah. Tapi ternyata bikin bulu mata aku botak. Mataku juga jadi bengkak dan merah," kenang Rara.

"Usut punya usut, ternyata faktor utamanya karena aku terlalu sering pakai eyelash extension dan tidak pernah mengistirahatkan mataku," timpalnya.

 Pasang bulu mata

Eyelash extension obat insecurity?

Sejak awal tahun 2019, Rara memutuskan untuk berhenti menggunakan eyelash extension karena sejumlah alasan. Ia sadar bahwa tanpa bulu mata palsu pun orang-orang di sekitar tetap menerimanya apa adanya.

Di sisi lain, ia juga harus menyusaikan diri dengan lingkungan pekerjaannya saat ini.

"Awal-awal merasa ada yang kurang. Tiba-tiba aku merasa wajah aku jadi kurang cantik dan cetar gitu. Tapi ternyata kembali ke lingkungan lagi. Di kantorku yang sekarang, masih banyak yang belum terbiasa. Jadi kalau pakai bulu mata palsu, selalu diejek kayak 'mau kondangan Bu?'," beber Rara.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement