Pemanfaatan bajakah di masyarakat suku Dayak pedalaman sudah dilakukan sejak dulu kala. Alasannya karena jauh dari jangkauan dokter. Selain mengobati beragam penyakit dalam, bajakah juga sering digunakan untuk penyakit luar seperti sehabis melahirkan dan patah tulang. Cara konsumsi bajakah pun berbeda-beda.
"Contohnya untuk mengobati patah tulang daunnya ditumbuk dengan beras dan dibalur di tempat yang luka. Ada juga ramuan untuk diminum, tapi tidak bisa dibalur. Begitu juga sebaliknya, yang dibalur tidak bisa untuk diminum," papar Kameliati.

(Foto : Josewenarj New To Be 1/Youtube)
Terakhir, mengenai imbauan untuk tidak mengonsumsi bajakah di saat tubuh sedang sehat, Kameliati membantahnya. "Biarpun tidak punya penyakit, konsumsi bajakah bagus karena untuk pencegahan. Tapi memang tidak perlu banyak, tidak usah setiap hari," pungkasnya.
(Helmi Ade Saputra)