7. Abnormalitas gigi
Gigi yang agak kecil dan memiliki banyak ruang umum ditemukan pada anak-anak dengan Williams Syndrome. Mereka juga mungkin memiliki berbagai kelainan oklusi (gigitan), bentuk atau penampilan gigi. Sebagian besar perubahan gigi ini dapat diminimalisir dengan koreksi ortodontik.
8. Abnormalitas ginjal
Ada sedikit peningkatan frekuensi masalah dengan struktur dan / atau fungsi ginjal.
9. Hernia
Inguinal (selangkangan) dan hernia umbilikalis lebih sering terjadi pada individu dengan WS daripada populasi umum.
10. Hyperacusis (Sensitif Pendengaran)
Anak-anak dengan WS sering memiliki pendengaran yang lebih sensitif daripada anak-anak lain; frekuensi atau tingkat kebisingan tertentu dapat menyakitkan dan/atau mengejutkan individu. Kondisi ini sering membaik seiring bertambahnya usia.

(Foto Ilustrasi : earhealth)
11. Masalah Muskuloskeletal
Anak kecil dengan WS sering memiliki tonus otot yang rendah dan kelemahan sendi. Seiring bertambahnya usia anak, kekakuan sendi (kontraktur) dapat terjadi. Terapi fisik sangat membantu dalam meningkatkan tonus otot, kekuatan, dan rentang gerak sendi.
12. Kepribadian yang sangat ramah
Individu dengan WS memiliki kepribadian yang sangat menawan. Mereka memiliki kekuatan unik dalam keterampilan bahasa ekspresif mereka dan sangat sopan. Mereka biasanya tidak takut pada orang asing dan menunjukkan minat yang lebih besar dalam kontak dengan orang dewasa daripada dengan teman sebayanya.
13. Perkembangan tubuh terlambat, masalah belajar, dan berkurangnya perhatian
Kebanyakan orang dengan WS akan memiliki perbedaan belajar ringan dan berat dan tantangan kognitif. Anak kecil dengan Williams Syndrome sering mengalami keterlambatan perkembangan.
Tonggak sejarah seperti berjalan, berbicara, dan /pelatihan toilet' sering dicapai agak lebih lambat dari yang dianggap normal. Distractibility adalah masalah umum pada pertengahan masa kanak-kanak yang dapat meningkat seiring dengan bertambahnya usia anak-anak.
Anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa dengan sindrom ini sering menunjukkan "kekuatan dan kelemahan" intelektual. Ada beberapa bidang intelektual (seperti pidato, ingatan jangka panjang, dan keterampilan sosial) di mana kinerjanya cukup kuat, sementara bidang intelektual lainnya (seperti motorik dan hubungan spasial) menunjukkan kelemahan yang signifikan.
(Helmi Ade Saputra)