Menurut psikologi, Evelyn Suleeman dalam sebuah wawancara di salah satu stasiun televisi swasta mengatakan, jika body shaming mudah saja terjadi, khsususnya pada zaman media sosial seperti sekarang ini.
"Kalau zaman sekarang ini dimungkinkan. Media sosial itu memungkinkan bagi orang komentar apapun dan kapanpun. Terhadap siapa saja. Termasuk foto seseorang," katanya.

(Foto : Arif Julianto/Okezone)
Berkat pengalamannya yang pernah terkena body shaming, kini Tulus sukses menjadi penyanyi pria berprestasi. Bukan hanya lagu-lagunya yang mudah diresapu saat didengarkan. Tapi suara lembutnya pun dapat 'menghipnotis' banyaj orang.
(Helmi Ade Saputra)