Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rehab Robotik Pasien Stroke Dianggap Lebih Efektif, Jaminan Sembuh?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 05 Agustus 2019 |09:40 WIB
Rehab Robotik Pasien Stroke Dianggap Lebih Efektif, Jaminan Sembuh?
Rehab robotik untuk pasien stroke (Foto: Medipol Mega University)
A
A
A

"Ini biasanya dilakukan pra-rehabilitasi. Jadi, nanti terapis akan menilai kondisi pasien stroke dan ini yang menentukan robot apa yang akan digunakan dalam proses rehab," ucapnya.

Sampai saat ini, ada empat robot yang digunakan sebagai alat rehabilitasi. Lokomat, Andago, Fourier, dan Armeo. Keempat robot ini tentu punya tugasnya masing-masing dan bagaimana tahapan rehab ini dilakukan?

1. Robotik Lokomat

 Robotic Lokomat

Untuk robot yang satu ini, dr Sukono menjelaskan kalau fungsinya ialah mengembalikan pola jalan normal dan melatih keseimbangan jalan. Robot ini dinilai paling cocok untuk pasien stroke yang sama sekali tidak bisa menggerakan tubuhnya.

"Menariknya, robot ini bisa langsung dipakai oleh pasien stroke pasca pengobatan medis. Sebab, robot ini punya alat penyangga yang bisa menopang kaki yang lumpuh," tutur dr Sukono.

Untuk berapa lama pemakaian robot, dr Sukono tidak bisa memastikannya. Itu semua kembali kepada kondisi pasien. Jika memang kondisinya sangat lumpuh, tentu akan jauh berbeda dengan pasien stroke yang tidak terlalu parah kelumpuhannya.

2. Robotik Andago

 Robotic Andago

Kalau robot yang satu ini, bisa dibilang lanjutan dari robot Lokomat. Jadi, terapis menjelaskan kalau si pasien stroke sudah bisa berdiri tetapi perlu memperlancar jalannya. Nah, robot Andago akan berfungsi di tahapan itu. Sebab, robot ini membuat pasien stroke bisa merasakan kembali proses berjalan tentunya dengan keamanan yang luar biasa.

Sementara itu, untuk pasien stroke lengan, ada dua robot yang bisa menjadi pilihan tergantung kondisi Anda. Yaitu robot Fourier dan robot Armeo.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement