Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selain Bayinya Tasya Kamila, Ini 3 Kasus Body Shaming yang Viral di Media Sosial

Tiara Putri , Jurnalis-Kamis, 01 Agustus 2019 |22:00 WIB
Selain Bayinya Tasya Kamila, Ini 3 Kasus <i>Body Shaming</i> yang Viral di Media Sosial
Kasus body shaming yang viral di media sosial (Foto : Dailymail)
A
A
A

Kehadiran media sosial membuka peluang besar bagi banyak orang untuk mengemukakan pendapatnya secara bebas. Sayangnya kebebasan itu terkadang disalah gunakan dengan cara menuliskan komentar atau pendapat yang bernada negatif. Salah satunya adalah body shaming atau menghina tubuh orang lain.

Di Indonesia tengah ramai diperbincangkan kasus body shaming anak Tasya Kamila. Mantan artis cilik ini geram karena seorang netizen berkomentar negatif terkait fisik bayinya.

Selain anak Tasya Kamila, ada beberapa kasus body shaming yang sempat viral di media sosial. Okezone telah merangkum kasus tersebut dari berbagai sumber, Kamis (1/8/2019). Berikut ulasannya :

The Dancing Man

Saat berada di sebuah pesta, kebanyakan orang akan bersenang-senang dengan cara menari mengikuti irama lagu. Hal yang sama juga dilakukan oleh seorang pria asal Inggris bernama Sean O’Brien. Sayang seorang tak bertanggung jawab merekam kegiatannya itu dan mempermalukan di media sosial.

Sean mengalami fat shaming dan cyberbullying karena orang yang merekamnya mengunggah video tersebut ke Twitter dengan keterangan yang mencemoohnya. Orang yang tidak diketahui namanya itu mengatakan Sean berusaha menari padahal tubuhnya gemuk sehingga ia sulit bergerak. Beruntung meskipun video itu viral banyak pengguna yang membela termasuk kalangan public figure.

The Dancing Man

(Foto : @@CassandraRules/Twitter)

Sean kemudian dikenal dengan nama The Dancing Man dan mendapatkan kesempatan untuk ikut berpesta bersama sejumlah bintang Hollywood. Tujuannya adalah untuk mengampanyekan anti body shaming.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement