Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menguak Fenomena Kolor Ijo, Jin Pemerkosa yang Takut Bambu Kuning

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 25 Juli 2019 |02:17 WIB
Menguak Fenomena Kolor Ijo, Jin Pemerkosa yang Takut Bambu Kuning
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

KOLOR IJO sempat membuat geger masyarakat. Hantu ini dianggap menakutkan bukan karena dia bisa mencuri uang, tapi banyak yang mengisahkan bahwa Kolor Ijo kerap memperkosa para wanita.

Saking masifnya cerita hantu ini, banyak rumah-rumah yang akhirnya menempatkan bambu kuning sebagai upaya menangkal hantu menakutkan itu. Perempuan pun dilarang keluar rumah jika tidak begitu penting dan tidak boleh menetap di rumah seorang diri.

Namun, seiring berkembangnya zaman, teror Kolor Ijo pun kini mulai surut popularitasnya. Seakan ditelan waktu, Kolor Ijo kalah panggung dengan pocong merah atau kuntilanak bus hantu.

Nah, Okezone pun coba mengulik lebih jauh terkait mitos ini dengan perempuan indigo Furi Harun. Seperti apa kisah Kolor Ijo yang menakutkan tersebut?

Observasi ini juga dilakukan sebagai tugas, sebelum akhirnya Furi menjabat sebagai Ketua Indigo Dunia.

Furi Harun menjelaskan karena kehebohan Kolor Ijo, membuat dia melakukan observasi di Tuban, Tangerang dan Malang. Dalam observasi tersebut, Furi dibantu paranormal terkenal dan tokoh agama. Observasi ini juga dilakukan sebagai tugas, sebelum akhirnya Furi menjabat sebagai Ketua Indigo Bali.

Singkat cerita, observasi itu menunjukan kesimpulannya sendiri pada 2013 tepat satu bulan setelah Furi menjabat sebagai Ketua Indigo Bali. Hasil dari observasi Furi menujukan, benar ada sekelompok orang yang menganut ilmu hitam di mana mereka bersekutu dengan Kolor Ijo untuk memperkaya dirinya sendiri.

"Sekelompok orang ini mempelajari ilmu hitam dengan memperkosa si korban terlebih dulu, lalu si pelaku mengambil semua harta si korban. Tujuan ritual ini adalah untuk meningkatkan ilmu, sehingga mereka ini bisa menghilang," jelas Furi pada Okezone.

Furi melanjutkan, ada satu syarat yang mesti dijalani si pelaku persekutuan Kolor Ijo ini. Yaitu memperkosa si korban, karena dari air mani si pelaku akan memperkuat dan membuat ilmu mereka semakin tinggi. Dengan jalan tersebut, mereka bisa maling tanpa kelihatan. Ya, intinya, sekelompok orang ini berbuat seenaknya mereka merugikan orang lain.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement