Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Festival Yadnya Kasada Puncak Bromo, Tradisi Turun-temurun Tak Lekang Waktu

Dewi Kania , Jurnalis-Senin, 22 Juli 2019 |11:02 WIB
Festival Yadnya Kasada Puncak Bromo, Tradisi Turun-temurun Tak Lekang Waktu
Gunung Bromo. (Foto: Kemenpar)
A
A
A

Mul, salah satu warga dari Desa Ngadirejo sengaja datang untuk berburu sesembahan yang umumnya dilempar warga Tengger pada puncak perayaan Yadnya Kasada pada Kamis 18 Juli. Ia pun membawa serta sang istri, yang juga ikut menangkap lemparan sedekah menggunakan alat tangkap yang dinamakan pemarit.

"Dari rumah kami berangkat sekitar pukul 03.00 pagi dan langsung menuju puncak Bromo. Kami menunggu di lokasi hingga siang hari, karena yang melabuh sedekah tidak datang bersamaan. Ada yang pagi, ada juga yang siang baru datang," ujarnya.

Melihat cara mereka berebut sedekah, membuat sebagian pengunjung justru khawatir. Mengenai hal itu, Mul memastikan tidak akan terjadi apa-apa terlebih, dirinya dan rekan-rekannya sudah berpengalaman dan telah melakukan ini sejak beberapa tahun terakhir.

dirinya dan rekan-rekannya sudah berpengalaman dan telah melakukan ini sejak beberapa tahun terakhir.

Setiap kali perayaan Yadnya Kasada, Mul mengaku bisa mengumpulkan lebih dari 70 kg kentang belum termasuk kol, uang, dan lain-lain. Karena sesajian yang dilabuh warga Tengger, jenisnya memang beragam.

"Barang-barang ini nantinya kita jual ke pasar. Jadi hasilnya tergantung harga komoditas tersebut. Jika harga kentang sedang mahal, uang yang kita dapat pun lumayan. Sebagian kecil saja yang kita konsumsi sendiri," jelasnya.

Pada Jumat 19 Juli, Gunung Bromo mengalami erupsi sekitar pukul 16.37 WIB. PVMBG sempat melarang aktivitas wisatawan di puncak dan lereng Gunung Bromo dengan alasan keamanan. Meski masih level II masyarakat diminta mengutamakan keselamatan.

Wisatawan dan masyarakat diminta menjauh dari kawasan puncak gunung dalam radius 1 kilometer.

 Wisatawan dan masyarakat diminta menjauh dari kawasan puncak gunung dalam radius 1 kilometer.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement