Terlebih bila penerbangan dilakukan menjelang momen matahari terbenam. Siapa yang tidak ingin mengabadikan momen senja nan indah dari ketinggian bukan?
"Kalau pemandangannya kebetulan lagi bagus ya sayang aja kalo enggak diabadikan apalagi pas sunset, atau mungkin ada yang mau ala-ala merekam aerial view di tempat-tempat tertentu karena belom bisa beli drone. Mungkin ada juga yang merekam buat konten vlog," tambahnya.

Sementara itu, seorang netizen bernama Nazly Bayu Marco menyebutkan bahwa kebijakan yang dikeluarkan Garuda itu justru akan menjadi bumerang bagi perusahaan mereka sendiri.
"Ada studi yang bilang kalau toko retail dan museum itu bakal laku kalau instaworthy. Garuda kan tiketnya di atas rata-rata, orang yang naik tentu ingin mengabadikan momen tertentu untuk kepentingan media sosial dan lain sebagainya," tegas Bayu.
"Belum lagi jika dihubungkan dengan kehidupan kelas menengah yang suka panjat sosial. Intinya, Garuda sudah kehilangan 'promo' gratis dari para penumpang," tukasnya.
(Utami Evi Riyani)