MEMUTUSKAN hubungan asmara yang tengah dibina, baik itu saat masih sebentar ataupun sudah lama bertahun-tahun, akan selalu jadi sesuatu yang tidak mudah untuk dilakukan. Ketika hubungan asmara berakhir, pada dasarnya akan merasa sedih dan sakit hati.
Walau pihak yang diputusin memang akan jauh lebih merasa sakit hati dan sedih campur terkejut, namun bukan berarti pihak yang “memutuskan” jadi kebal tidak merasakan sakit hati sama sekali.
Namun pada akhirnya, jika keputusan berpisah ini jadi keputusan final yang harus diambil. Ada baiknya Anda melakukan proses ini “sehalus” alias sebaik mungkin, agar meminimalisasi rasa sakit hati dan sedih dari pasangan.
Mengutip Psychologytoday, Minggu (7/7/2019) ini tujuh tips memutuskan hubungan asmara dengan kekasih sehalus mungkin agar pasangan tidak terlalu sakit hati.

1. Jangan ditunda berlarut-larut
End soon as possible. Artinya, ketika sudah sadar hubungan yang dijalani tidak bisa dilanjutkan. Menunda-nunda hanya akan menumpuk masalah. Segera putuskan hubungan asmara yang dibina, ketimbang membiarkannya berjalan tanpa arah dan menambah dalam sakit hati pasangan.
2. Bertemu langsung

Jangan mentang-mentang sekarang era digital, semua bisa dilakukan hanya dengan menatap layar ponsel. Saat mengucapkan kata putus, sebaiknya sangat disarankan untuk bertemu dan duduk bersama pasangan. Hal ini sifatnya esensial loh! Sebab dengan gestur ini, setidaknya bisa menunjukkan bawah hubungan asmara yang dibina selama ini penting untuk Anda. Hindari memutuskan hubungan hanya melalui pesan SMS, pesan chat, atau bicara di telefon. Selain bikin tambah sakit hati, menimbulkan kebingungan juga untuk pasangan kita.
3. Jujur
Jujurlah mengungkapkan perasaan Anda. Malah jika kita berbohong tidak memaparkan masalah yang sebenarnya, niscaya akan membuat sakit hati atau pasangan kecewa lebih dalam lagi. Tapi ingat juga, terlalu jujur juga bisa bikin sakit hati.