Usia yang dianjurkan untuk melakukan hubungan seks adalah setelah 17 tahun karena seorang anak dianggap telah dewasa dan lebih bertanggung jawab setelah usia tersebut. Seks yang dilakukan pada usia muda dan kurang bertanggung jawab juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks, HIV, atau penyakit menular seksual lainnya, terganggunya perkembangan otak dan sistem saraf, meningkatnya risiko kehamilan yang tidak diinginkan, hingga efek psikologis negatif lainnya.

Selain itu, data juga menunjukkan bahwa banyak responden usia 18-24 dan 65 tahun ke atas tidak melakukan hubungan seksual. Sedangkan responden usia produktif (25-64 tahun) rata-rata aktif secara seksual dengan frekuensi beberapa kali dalam seminggu.
Beberapa alasan penyebab tingginya aktivitas seksual masyarakat usia produktif dapat dikarenakan beberapa hal, seperti memiliki cukup energy, masih tingginya libido masing-masing pasangan, ingin meningkatkan keharmonisan antar pasangan, dan ingin memiliki anak.
Perilaku Seks Berdasarkan Jenis Kelamin
Jika melihat perilaku aktivitas seksual baik pria maupun wanita dapat dikatakan bahwa responden usia 12-24 tahun dan di atas 65 tahun tidak aktif secara seksual. Tetapi pada usia produktif antara 25-64 tahun, rata-rata 24% responden pria beberapa kali berhubungan seks dalam seminggu.