Saat Anda dikirimi foto alat kelamin oleh orang tak dikenal, pelakunya mungkin memiliki penyimpangan seksual berupa eksibisionisme. Alih-alih merasa takut dengan respons negatif Anda, mereka justru merasa lebih terangsang karenanya.
Sebagian besar pria merasa tidak percaya diri dan takut akan penolakan. Maka dari itu, mereka mengirimkan foto organ intimnya secara anonim untuk mengetahui respons wanita sebelum benar-benar terlibat dalam aktivitas seksual.

Tapi, apapun alasannya, mengirimkan konten seksual tanpa persetujuan penerima adalah bentuk pelecehan yang tidak bisa dibenarkan. Perilaku ini juga dapat menimbulkan trauma dan rasa takut pada korban, seperti jenis pelecehan seksual lainnya.
Saat Anda mendapatkan kiriman foto alat kelamin dari orang tak dikenal, usahakan untuk tetap tenang. Segera blokir akun pelaku apabila foto tersebut dikirimkan melalui media sosial. Selain itu, abaikan segala bentuk interaksi yang dilakukan oleh pelaku.