Dengan demikian, steroid banyak digunakan untuk pengobatan kanker. "Ada yang untuk membantu mengurangi peradangan sehingga lebih cepat mengecilkan dan sering juga untuk mengurangi efek samping kemoterapi seperti mual atau muntah," katanya.
Walaupun begitu, penggunaan steroid bisa mengakibatkan seseorang mengalami berbagai masalah kesehatan jika tanpa indikasi dokter.
"Misalnya, pada atlet yang dilarang adalah doping dengan steroid karena akan memacu tubuh secara berlebihan, sehingga bisa terjadi gangguan tubuh yang merugikan. Apapun yang baik akan menjadi buruk bila berlebihan. Maka gunakanlah secukupnya sesuai kebutuhan,” jelas dia.

Adapun bahaya penggunaan steroid dalam jangka panjang dan dengan dosis yang besar pada pria, antara lain:
- Penyusutan ukuran testis.
- Jumlah sperma menurun.
- Mengalami pembesaran payudara.
- Berisiko kepada kemandulan dan mengalami impotensi.
- Gangguan prostat.
- Nyeri otot dan tulang.
- Kebotakan
Sementara itu, bahaya steroid yang muncul jika digunakan secara jangka panjang oleh wanita, antara lain:
- Tumbuh bulu berlebihan pada tubuh dan wajah.
- Suara menjadi berat seperti suara pria.
- Terjadi pembesaran pada klitoris.
- Menyebabkan menstruasi tidak teratur.
- Mengalami penyusutan ukuran payudara.