Pasalnya, bunga kristal yang menyelimuti lahan pertanian ternyata dapat merusak tanaman dan menggagalkan panen. Alhasil, fenomena ini sangat merugikan banyak para petani di Dieng.
"Kebetulan saya bekerja sebagai seorang bankir, dan sudah banyak mendengar keluhan dari petani-petani setempat. Bun umpas atau bunga kristal itu membuat tanaman kentang mereka 'lier' atau layu. Kalau sudah demikian, mau tidak mau kentang harus langsung di panen," terang Ardi.
Berdasarkan pengalamannya, fenomena bun upas terjadi mulai dini hari hingga menjelang fajar. Tak heran bila dalam beberapa tahun terakhir, banyak wisatawan yang nekat berkemah di kawasan Candi Arjuna hanya untuk berburu salju.
Bila dilihat dari beberapa foto yang viral di media sosial, pemandangan yang disuguhkan memang terlihat sangat spektakuler. Butiran-butiran embun kristal berwarna putih tampak menyelimuti bangunan candi hingga rerumputan di atas tanah.
