Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Taman Doa Santa Perawan Kota Sragen Jadi Magnet Wisatawan Berbagai Agama

Agregasi Solopos , Jurnalis-Jum'at, 14 Juni 2019 |17:36 WIB
Taman Doa Santa Perawan Kota Sragen Jadi Magnet Wisatawan Berbagai Agama
Taman Doa Santa Perawan Kota Sragen (Foto : @chechijoy/Instagram)
A
A
A

Taman Doa Santa Perawan Maria Di Fatima yang berlokasi di Dusun Ngrawoh, Desa Pilangsari, Kecamatan Gesi, berjarak 12 km dari Kota Sragen.Taman doa seluas 1,4 hektare ini ramai dikunjungi berbagai umat beragama.

Taman doa diresmikan Bupati Kota Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati pada 2017 lalu. Taman Doa Santa Perawan Maria Di Fatima menjadi tempat umat Katolik dari berbagai daerah untuk memanjatkan doa.

Namun, pengunjung taman doa ini tidak hanya berasal dari umat Katolik. Keberadaan taman doa menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan dari berbagai latar belakang agama.

Mereka datang tidak untuk mengikuti prosesi doa, tetapi melihat secara langsung kegiatan peribadatan di taman doa. “Harus diakui, keberadaan taman doa itu mampu menggairahkan perekonomian warga sekitar. Sekarang banyak berdiri warung makan dan pertokoan di sekitar taman doa. Warga sekitar juga punya pendapatan dari hasil mengelola parkir kendaraan pengunjung taman doa,” terang Penanggung jawab (Pj) Kepala Desa (Kades) Pilangsari, Sunaryo, saat ditemui Solopos.com, pekan lalu.

Untuk memasuki taman doa ini, pengunjung harus meniti beberapa anak tangga dengan medan berkelok yang menghubungkan lokasi Gereja Yang Berjuang. Dari sini, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan menuju kolam pertobatan sebelum tiba di taman tempat patung Bunda Maria berdiri.

Taman Doa

(Foto : @chechijoy/Instagram)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement