"Kalau pakai mode ini maka setiap satu jam jendela harus dibuka sebentar untuk menurunkan level CO2 di dalam kabin. Setelah itu tutup kembali," tegasnya.
Selain itu, pemudik juga dihimbau untuk tidak merokok dengan alasan apa pun. Buang jauh-jauh dipikiran Anda bahwa kandungan nikotin pada rokok dapat menghilangkan rasa kantuk yang berlebihan.
Bila rasa kantuk sudah tidak tertahankan lagi, sebaiknya mengunjungi rest area untuk beristirahat. Apalagi jika Anda hendak melakukan perjalanan dengan jarak yang cukup jauh.
"Rata-rata pemudik itu menempuh jarak hingga 200 km saat mudik. Kalau capek barus istirahat, saya tidak merekomendasikan merokok. Apalagi kalau merokok di dalam mobil, bisa memicu terjadinya sesak napas karena kekurangan oksigen," tukas Agus.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.