Dia melanjutkan, Festival Jatiluwih 2019 rencananya akan digelar pada 10-15 Juni, sekaligus diadakan saat panen raya beras merah. Pihaknya juga akan melibatkan wisatawan yang juga nantinya akan diberikan edukasikan soal budaya pertanian di Tabanan.
“Nanti kami juga akan buat aktivitas matekap (membajak sawah), menanam padi, ngejuk lindung (menangkap belut), permainan tradisional, parade budaya, kemah budaya, dan lomba foto serta video untuk lokal maupun untuk umum,”bebernya.
Festival Jatiluwih juga akan diisi dengan penampilan parade permainan tradisional yang melibatkan murid SD se–Desa Jatiluwih dan desa penyangga DTW Jatiluwih. Dengan kegiatan tersebut anak-anak tidak akan melupakan tradisi.
“Sekarang ini arus modernisasi sangat pesat, kita lihat anak-anak sekarang sudah mengenal gadget. Dengan parade permainan tradisional yang dilakukan di alam Jatiluwih yang asri, mereka teredukasi untuk mencintai alam dan tradisinya,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.