Proses operasi memakai kulit ikan ini, kabarnya sedang dipuji sebagai terobosan lain dalam pembedahan ginekologi yang menangani masalah sensitif menggunakan kulit hewan akuatik, yang biasanya dibuang sebagai limbah, untuk bisa dimanfaatkan sebagai pengganti jaringan regeneratif manusia.
Sementara itu di sisi lain, Maju mengaku memutuskan untuk melakukan operasi pembentukan vagina ini karena semenjak 10 tahun lalu ia mengalami apa yang dinamakan dengan stenosis vagina.
“Saya orang keempat di Brazil sejak 1999 yang melakukan operasi eksperimental. Tapi 10 tahun lalu saya mengalami stenosis vagina, pembukaan vagina saya mulai menjadi lebih sempit dan lebih pendek dan salurannya hancur,” ungkap Maju kepada FocusOn News.
Di mana akhirnya kondisi tersebut membuat Maju tidak nyaman dan tidak bisa melakukan hubungan intim dengan pasangannya, yang sekarang telah berpisah.
Well, disebutkan lebih lanjut sejak mengembangkan teknik ini tiga tahun lalu, Professor Leonardo Bezerra telah berhasil mengoperasi 10 orang wanita dan memperbaiki kondisi yang menyebabkan vagina dan uterus tidak berkembang atau tidak ada.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.