Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jumlah Perawan dan Perjaka Terus Meningkat, Masa Depan Jepang Mengkhawatirkan

Amanda Rahmadianti Syafira , Jurnalis-Senin, 06 Mei 2019 |15:00 WIB
Jumlah Perawan dan Perjaka Terus Meningkat, Masa Depan Jepang Mengkhawatirkan
Perawan dan Perawan (Foto: Jepang)
A
A
A

 

Analisis data mengungkapkan bahwa pria yang memiliki penghasilan rendah juga 10 hingga 20 kali lebih mungkin menjadi perjaka daripada mereka yang berpenghasilan tinggi.

Akibat fenomena ini menjadikan Jepang memiliki salah satu angka kelahiran terendah di dunia dan merupakan rumah bagi populasi orang yang sudah menua, dengan survei terbaru menemukan 34,6 juta orang Jepang berusia di atas 65 tahun.

Namun terlepas dari itu, pemerintah sedang berupaya untuk meningkatkan jumlah pernikahan dan anak-anak, namun hasil survei dari Institut Nasional Kependudukan dan Penelitian Jaminan Sosial, tidak menunjukan hasil yang diinginkan.

Dilansir dari CNN, Senin (6/5/2019). Nancy Snow, seorang profesor diplomasi publik dari Universitas Kyoto Studi Luar Negeri, mengatakan kepada CNN bahwa perubahan norma sosial dan ekonomi berkontribusi pada penurunan hubungan antara pria dan wanita.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement