Advertisement
Advertisement

Curhat Jojo, Brondong Pemikat Tante Muda Kesepian

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Sabtu, 04 Mei 2019 |19:00 WIB
Curhat Jojo, Brondong Pemikat Tante Muda Kesepian
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

"Kalau si tante malu-malu, aku yang gerak. Tapi, kalau si tante agresif, ya, aku tinggal ngeladenin aja," tutur Jojo, bukan nama asli. Narasi ini muncul pertama kali saat Okezone bertanya bagaimana selama ini berhubungan dengan tante-tante.

Pembahasan seperti ini mungkin tabu bagi Anda, tapi evolusi aktivitas intim membuat hal yang dulunya terasa janggal, kini menjadi biasa. Salah satunya curhatan Jojo ini di mana dia lebih tertarik dengan tante-tante.

Awal mula kisah dari rasa penarasan Jojo pada dunia seks yang sangat besar. Libido kawula muda yang menggebu tak mampu dia kendalikan dan akhirnya mencipta sikap penasaran dengan hal ini.

Media sosial menjadi ladang Jojo mencari tante kesepian. Dia hadir sebagai obat penawar rindu dan berusaha sebisa mungkin untuk jadi teman yang baik bagi si tante. "Aku juga tipikel anak yang mau dimanja, jadi pas ketemu tante-tante, ya, klop," cerita Jojo.

Tinder dan Path adalah tempat dia bertemu dengan para tante kesepian. Ditanya bagaimana proses perkenalannya, Jojo menjelaskan, sama saja seperti yang lain. Berteman secara virtual, tukeran nomor ponsel, ketemuan. Ya, beberapa kali bumbu seperti rayuan menjurus via telepon pun dia jabani sebagai pelengkap hubungan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement