INDONESIA Menargetkan diri menjadi pusat fashion muslim dunia pada tahun 2020 mendatang. Namun begitu, berbagai kendala tetap membayangi impian dari pihak pemerintah.
Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih mengatakan bahwa pemerintah terus mengawal agar Indonesia dapat menjadi pusat fashion modest.
"Kendala utamanya adalah masalah mempersiapkan para IKM-nya (Industri Kecil Menengah), jadi SDM-nya. Nah, ini tugas pemerintah untuk meningkatkan kompetensi dari para IKM-nya, supaya IKM-nya memproduksi barang lebih bagus," kata Gati di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Baca Juga: Indonesia Targetkan Jadi Barometer Fesyen Muslim Dunia

Lewat acara bincang-bincang di gelaran Incraft 2019 yang bertajuk Melangkah menuju Pusat fashion Muslim Dunia, Gati juga menjelaskan pihaknya juga sudah bekerjasama dengan para desainer, akademisi dan komunitas fesyen di Tanah Air.
"Berbagai program kami lakukan untuk mengembangkan industri fashion Muslim, kami menggarap dari hulu sampai ke hilir, mulai dari bahan baku, produksi, peningkatan kompetensi SDM sampai dengan promosi," kata Gati.
Sebelumnya diketahui berdasarkan The Global Economic Islamic Report 2018/2019, Indonesia berada pada urutan kedua sebagai negara yang melakukan pengembangan fashion Muslim terbaik di dunia setelah Uni Emirat Arab.
"Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan," kata Gati.

(Renny Sundayani)