Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rambut Baru Awkarin Seharga Rp3 Juta, Netizen Sebut Mirip Sumbu Kompor Minyak!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 30 April 2019 |09:25 WIB
Rambut Baru Awkarin Seharga Rp3 Juta, Netizen Sebut Mirip Sumbu Kompor Minyak!
Rambut Baru Awkarin (Foto: Instagram)
A
A
A

INFLUENCER Awkarin menjadi perbincangan hangat di lini media sosial. Setelah rambutnya dipotong pendek, kini dia tampil dengan rambut baru dan menuai kontroversi.

Perempuan dengan nama asli Karin Novilda ini muncul dengan rambut baru yang cukup unik dan membuat publik bertanya-tanya itu gaya rambut apa. Hal itu juga yang dipertanyakan akun Twitter @ravikafifi

Dalam postingannya di Twitter, Senin, 29 April 2019, Fifi memuat foto Awkarin sedang memegang gelas berisi air putih ditambah es. Dalam caption foto, Fifi menuliskan kalimat ini:

Baca juga :

"Awkarin rambutnya diapain sih?"

Postingan ini kemudian dibahas banyak netizen di Twitter. Banyak netizen ikut menerka-nerka gaya rambut apa yang dipilih Awkarin ini. Bukan netizen kalau tidak memberikan jawaban yang "di luar nalar". Beberapa bahkan cenderung julid pada perempuan berusia 21 tahun ini.

Fifi kemudian coba memberikan komentarnya untuk Awkarin. "Gue mikirnya, kagak puyeng pala? Beratbener keknya. Terus gatel-gatel nggak sih? Kalau keramas bener-bener bersih nggak? Apa nggak keramas? Nggak tau apa-apa mohon maaf," katanya.

So, bagaimana respon netizen menebak gaya rambut Awkarin ini?

"Sumbu kompor minyak," tegas @danarjon

"Kutu bingung kali kalau di rambut Awkarin, berasa kek di labirin huhuhuhu," tulis @maudyput

"Anaknya Bob Marley yooman," komen @ramadhika99

"Kayak medusa," celetuk @Rizkynurhadii

"Liat kunciran rambutnya langsung keinget mak lampir," tulis @jolkajol_

"Diceritain tentang jalan hidup. Lika liku lipat lipet. Gitu deh," kata @insaginting03

"Jadi mirip tali gantungan kerupuk 17-an," cuit @DavidHaliem

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement