Namun, datangnya serangan stroke terhadap pria ini sendiri tidak jelas kapan terjadinya. Tetapi setelah memeriksa rekaman CCTV yang diberikan oleh dokter polisi, mereka menyimpulkan bahwa serangan struk tersebut pasti terjadi setidaknya 24 jam sebelum sang pria dibawa ke rumah sakit.
Baca Juga: Aura Kasih Ngidam Ngemil Beras, Bahaya Atau Tidak bagi Ibu Hamil?
Mengacu pada hal tersebut, ternyata di video kamera keamanan menunjukkan pria itu dalam posisi yang persis sama, duduk di kursinya, dengan tangan kiri yang bersandar di pelipisnya selama sekitar 24 jam, yang menunjukkan ia dibiarkan lumpuh jauh sebelum akhirnya ada yang tersadar bahwa telah terjadi sesuatu yang salah.
Sementara itu, para dokter mengatakan bahwa jika pasien dibawa ke rumah sakit dalam waktu tiga hingga enam jam setelah menderita serangan struk, setidaknya para dokter dapat mencegah sebagian besar kerusakan otaknya dengan trombolisis atau operasi intervensi. Di sisi lain, walau penyebab stroke masih belum ditentukan, dokter di Departemen Neurologi mengatakan bahwa duduk untuk waktu yang lama, ditambah kurang tidur cukup memang dapat meningkatkan risiko stroke. Demikian seperti dilansir Odditycentral, Kamis (18/4/2019).
(Utami Evi Riyani)