Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal "Sang Singa" di Festival Barongsai Karimun

Abu Sahma Pane , Jurnalis-Kamis, 18 April 2019 |16:30 WIB
Mengenal
Ilustrasi. Foto: Nchrist
A
A
A

TANJUNG BALAI KARIMUN – Atraksi barongsai biasanya sering dijumpai saat perayaan Imlek, namun tidak di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Di sana barongsai alias Tarian Singa bisa dinikmati saat Festival Barongsai.

Festival Barongsai Karimun akan digelar di Panggung Rakyat Puteri Kemuning, Coastal Area, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, 26-27 April 2019. Event ini sudah berkelas internasional, sebab melibatkan peserta asal Malaysia dan Singapura.

Sebelum menikmati festival ini, ada baiknya mengenal lebih dekat barongsai yang berasal dari Tiongkok. Barongsai adalah tarian dengan memakai ‘sarung’ serupa singa. Awal perkembangannya dimulai dari masa Dinasti Chin sekitar abad 3 Sebelum Masehi. Lalu Barongsai melejit di zaman Dinasti Nan Bei (420-589 Masehi) dengan background peperangan.

“Barongsai salah satu kekayaan budaya, sejarahnya kuat ditambah kenunikannya. Dengan pesonanya, Festival Barongsai 2019 tentu sangat menarik. Event ini pasti lebih meriah, sebab wisatawan juga akan mendapatkan banyak pengetahuan dari seni budaya Barongsai,” ungkap Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Rizki Handayani, Kamis (18/4/2019).

Tarian Barongsai memiliki gerak yang sangat dinamis. Secara umum, gerak tari Barongsai terdiri dari Singa Utara dan Singa Selatan. Singa Utara atau Peking Sai dimainkan akrobatik dan atraktif.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement