Rokok selintas hanyalah sebuah benda mati berbentuk kecil. Namun, karena si kecil inilah banyak nyawa manusia terenggut akibat racun yang dihasilkan dari pembakarannya.
Rokok yang dibakar akan menghasilkan TAR dan lebih dari 400 zat berbahaya bagi tubuh manusia. Selain itu, asap rokok yang dihasilkan oleh seorang perokok juga jauh lebih berbahaya bagi orang yang ada di sekitarnya.
Di Indonesia sendiri, banyak masyarakat yang mulai menyadari akan bahaya merokok. Alhasil mereka menggunakan vape sebagai salah satu alternatif agar bisa berhenti merokok dengan cara yang lebih mudah dan baik.

Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR dan anggota GEBRAK, Dr. drg. Amaliya, M.Sc, PhD, mengatakan dengan mengalihkan rokok konvensional dengan vape, maka seseorang bisa mengurangi kadar nikotin secara perlahan-lahan.