SEORANG ayah sedang menggendong bayinya. Terlihat di wajahnya raut penuh harap dan semangat hidup yang tak bisa diukur oleh apapun. Bayinya tenang berada di dekapan.
Matahari pagi terasa hangat. "Azka senang berjemur. Kalau udah berjemur, tubuhnya jadi hangat dan dia suka itu," kata si ayah yang diketahui bernama Mohammad Rizqi. Sang ayah pun sesekali mengayunkan lengannya untuk membuat anaknya semakin nyaman berada di dekapan.
Jika dilihat secara dekat, tubuh Azkalubik Adhyastha menguning. Badannya kurus, tetapi perutnya membuncit. Ada bekas sayatan di sisi kanannya. Bekas operasi. Tubuhnya dingin, namun keringat bercucuran. Azka tidak seperti anak bayi pada umumnya.

Ya, Azka mengalami kebocoran jantung yang menyebabkan hatinya rusak. Itu kenapa perutnya membuncit dan kuning di kulitnya tampak jelas. Berat badannya pun sangat ringan di usianya yang sudah menginjak 5 bulan. Kondisi ini tidak membaik bahkan setelah 1 bulan kelahiran Azka. Perutnya terus membuncit hingga akhirnya tindakan medis dilakukan untuk menyelamatkan organ bagian dalam bayi laki-laki tersebut. Diagnosis pertama menyatakan Azka mengalami Atresia bilier.
Baca Juga:
5 Gaya Penampilan Atries Angel, Pacar Baru Chef Juna yang Seksi
Jadi Sandaran Tangan Kursi Tengah di Pesawat Punya Siapa? Ini Jawabnya
Tapi, diagnosis itu ternyata kurang tepat. Terlebih setelah biopsi hati dilakukan. Menurut penuturan ibunda Azka, Sani Nindia Ristanti, akhirnya dia membawa Azka ke rumah sakit untuk lakukan pemeriksaan lanjutan. Empedu menjadi salah satu dasar diagnosa.

"Empedu Azka ada sekali pun memang tidak berfungsi dengan baik dan dalam kondisi yang sempurna. Ini yang kemudian menjadi kebingungan pihak medis. Azka tidak mengalami Atresia bilier," ungkapnya pada Okezone, Sabtu (30/3/2019).
Perlu Anda ketahui, penyakit Atresia bilier adalah penyakit pada duktus hepatikus, yaitu saluran empedu pada hati. Penyakit ini langka dan hanya menyerang bayi. Saluran yang diserang penyakit ini memiliki fungsi menghancurkan lemak. menyerap vitamin yang larut dalam lemak, serta membawa racun dan produk sisa keluar tubuh. Nah, bayi yang mengalami kondisi ini berarti tubuhnya tak mampu mengeluarkan racun dan ini yang membuat tubuhnya menguning dan perutnya membengkak.
Setelah dilakukan pengecekan lanjutan yaitu biopsi hati, diagnosa baru untuk Azka pun keluar. Azka mengalami kondisi yang disebut dengan Alagille Syndrome.
Penyakit ini adalah kelainan genetik yang berdampak pada hati, jantung, ginjal, dan sistem organ tubuh lainnya. Masalah yang terkait dengan sindrom ini umumnya terjadi pada masa bayi atau anak usia dini. Kelainan ini diwariskan dalam pola autosom dominan. Sindrom ini terjadi pada 1 dari 1 juta orang di dunia.
