“Mengapa sinar matahari terasa terik? Ini karena adanya equinox yaitup fenomena astronomi dimana matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung 2x dalam setahun, yaitu pada 21 Maret dan 23 September. Jadi wajar kan akhir Maret gini terasa lebih panas,” tulis Dr. Sutopo dalam akun media sosial Twitter-nya, Selasa (26/3/2019).
Uniknya, tak hanya menjelaskan fenomena equinox dalam sisi ilmiah. Dr. Sutopo juga menjelaskan fenomena equinox berdasarkan sudut pandangnya sebagai manusia awam. Melalui akun Twitter pribadinya ia pun menulis.

“Panasnya equinox tak seberapa dibandingkan panas hati melihat mantan jalan bergandengan bersama pacar barunya. Ditambahkan kamu masih jomblo. Wuih panas deh! Mau equinox, mau kulminasi….hati pasti panas membawa hehe,” tulisnya.
Alhasil ciutan yang diposting Dr. Sutopo ini mendapatkan banyak respon dari para netizen. Banyak dari mereka yang terhibur dengan aksi konyol yang dibuat Dr. Sutopo mengenai isu yang sedang viral beberapa hari lalu.