Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kota Lama Semarang Kian Cantik, Ada Monumen Lokomotif dan Dancing Fountain

Taufik Budi , Jurnalis-Rabu, 27 Maret 2019 |02:31 WIB
Kota Lama Semarang Kian Cantik, Ada Monumen Lokomotif dan <i>Dancing Fountain</i>
Rupa baru Kota Lama Semarang (Foto: Taufik Budi/Okezone)
A
A
A

Kawasan wisata Kota Lama Semarang kian cantik dengan adanya Monumen Lokomotif D 301 59 yang dihiasi dengan Dancing Fountain. Lokomotif tersebut dapat melaju hingga kecepatan 50 km/jam dengan ditopang mesin diesel berdaya 340 HP (horse power).

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro, mengatakan, pembangunan monumen itu sekaligus sebagai wujud nyata PT KAI ikut serta dan bersinergi dalam revitalisasi wilayah Kota Lama Semarang. Bertempat di Polder Stasiun Semarang Tawang, PT KAI bersama Pemerintah Kota Semarang meresmikan Monumen Lokomotif D 301 59 yang dihiasi dengan Dancing Fountain.

 

“Lokomotif ini dapat melaju hingga kecepatan 50 km/jam dengan ditopang mesin diesel berdaya 340 HP ini, beberapa unit masih beroperasi untuk keperluan dinas langsir di stasiun-stasiun besar di Pulau jawa dan kereta api wisata di Museum KA Ambarawa,” ujar Krisbiyantoro, di sela peresmian monumen, Selasa (26/3/2019).

 Baca Juga: Fokus Pengembangan Destinasi Wisata Berkonsep Nomadic Tourism di Labuan Bajo

Pembangunan monumen juga untuk mengenang beroperasinya lokomotif seri D 301 59 di wilayah kerja perkeretaapian Indonesia mulai 1962. Pada tahun 1962-1963, sebanyak 80 lokomotif didatangkan dari Pabrik Fried Krupp Jerman oleh DKA (Djawatan Kereta Api) untuk melayani kereta api penumpang maupun di wilayah Pulau Jawa.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement