
Dijelaskan olehnya, pengembangan nomadic tourism membuat wisatawan dapat menikmati obyek wisata di darat seperti Desa Wisata Liang Ndara, Batu Cermin, Pusat Kuliner Kampung Ujung, Puncak Waringin, dan lainnya. Selain itu, obyek wisata di laut seperti Rinca, Papagarang, dan Komodo juga tak lepas dari pengembangan. Berbagai obyek wisata tersebut merupakan daerah percontohan yang akan dikembangkan.
"Jadi kami desain mulai dari masterplan desanya, kemudian pemberdayaan dan mutu, langsung aktivitas. Kemudian keunikannya apa juga dilihat dan penyediaan tempat untuk tinggal sehingga orang bisa datang ke sana untuk berkunjung. Selain itu, kami juga membawa famtrip-famtrip dari seluruh dunia untuk mampir di sana, cobain ngetrip di sana," jelas Shana.
Pendampingan nomadic tourism pada obyek wisata yang telah disebutkan akan terus dilakukan hingga masing-masing bisa berdiri sendiri dengan 3A-nya yaitu atraksi, amenitas, dan aksebilitas. Hal ini tentunya dapat memberikan dampak terhadap kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo hingga ke Flores.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.