BERKECIMPUNG di industri kreatif tentu bukan hal mudah, seperti halnya menjadi seorang desainer. Kreativitas & orisinalitas sudah seperti harga mati dalam menciptakan karya desain dan juga berbisnis.
Hal itupun diakui Wanda Ponika, seorang desainer perhiasan. Mengelola workshop yang menghasilkan banyak desain, ia pun mengutamakan 2 poin penting tersebut. Misalnya saja dengan berani menolak mengikuti arus.
“Kalau para jeweler lain sedang beramai ramai mengangkat sebuah tren tertentu, saya justru ogah mengikuti tren itu. Saya harus menciptakan konsep baru”, ujarnya.
BACA JUGA: Viral Nenek 53 Tahun Photoshoot, Body-nya Masih Seksi dan Nyaris Telanjang
Jika memang mengikuti tren bukan jadi patokan utama, lantas apa yang dilakukan agar lini bisnisnya dapat bertahan dipersaingan industri kreatif yang makin ketat ini? Wanda pun mengakui ia memilih alirannya sendiri, yakni Worth of mouth. Menurut ibu dari 3 anak remaja ini, pengakuan dari para client nya menjadi promosi terbaik. Selama ini banyak yang datang minta di desainkan jewelry oleh saya, karena referensi dari teman atau saudara.

Ketika ditanya masalah desain ataupun konsep bisnisnya yang ditiru oleh jeweler lain, Founder & Creative Director dari Wanda House of Jewels inipun tertawa santai. “Bagus dong, kalau ditiru... berarti apa yang saya lakukan itu dianggap baik sehingga dijadikan benchmark & ditiru,” paparnya.