Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspadai Kram di Kaki sebagai Gejala Penyakit Jantung

Dito Bagus Wibowo , Jurnalis-Jum'at, 22 Maret 2019 |16:54 WIB
Waspadai Kram di Kaki sebagai Gejala Penyakit Jantung
Gejala serangan jantung (Foto:Ist)
A
A
A

4.Masalah saat mendengkur

Mendengkur keras, terbangun sambil megap-megap mencari udara, atau merasa lelah saat tidur bisa jadi merupakan sinyal sleep apnea, penyakit tidur yang terjadi karena pernapasan yang terhenti sejenak.

Mereka yang mengalami berhenti dalam bernapas dapat membuat tubuh Anda stres, meningkatkan tekanan darah, menyebabkan jantung berdetak tidak teratur, dan meningkatkan risiko penyakit jantung, kata Segal. Dan semua hal itu dapat membuat serangan jantung lebih mungkin terjadi.

5.Timbul rasa cemas

Studi menunjukkan bahwa wanita dengan kecemasan lebih cenderung mengalami penurunan aliran darah ke jantung dibandingkan dengan mereka yang tidak cemas. Dan meskipun hal yang sama belum ditunjukkan untuk pria, masih penting bagi pria untuk mempertimbangkan hubungan antara kecemasan dan risiko serangan jantung.

"Ini berpotensi menutupi permasalahan jantung pada sejumlah pasien dan membuat diagnosa dan perawatannya menjadi tertunda," kata Dr. Segal. Kecemasan bisa memberikan ketegangan ekstra pada jantung. Sebab, perasaan cemas tersebut menakibatkan pembuluh darah mengerut dan meningkatkan detak jantung, yang bisa menjadi pemicu serangan jantung."

Kegelisahan juga bisa membuat Anda semakin tertekan. Itu karena perasaan tegang menyebabkan pembuluh darah Anda mengerut dan mempercepat detak jantung Anda, yang keduanya bisa memicu serangan jantung, kata Segal.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement