MESKIPUN memiliki down syndrome, tapi hal ini tidak membuat Madeline Stuart gagal. Dia bahkan berhasil tampil di runway New York Fashion Week 2015. Kala itu, Madeline membawakan koleksi desainer asal Afrika Hendrik Vermeulen.
Perempuan yang kini berusia 22 tahun tersebut mencatat sejarah baru dalam dunia mode dunia. Dia menjadi model down syndrome pertama yang berhasil berlenggok di runway fashion show kelas dunia.
Semua mata tertuju padanya. Sosok luar biasa yang mampu membuktikan kalau dalam perbedaan, masih ada hal luar biasa yang patut dibanggakan dan itu berhasil diekspresikan Madeline Stuart.
Setelah keberhasilannya di New York Fashion Week, Madeline melebarkan sayap di beberapa fashion show kelas dunia lainnya. Sebut saja London Fashion Week, Paris Fashion Week, Russian Fashion Week, dan masih banyak lagi.
Baca Juga: 5 Potret Seksi Christabel Chua, Selebgram Singapura yang Sempat Tersandung Skandal Video Mesum

Okezone berkesempatan mewawancarai langsung Madeline Stuart. Perlu Anda ketahui karena keterbatasan dalam berbicara, Madeline diwakili ibunya sendiri Rosanne Stuart dalam menyampaikan pendapat.
Rosanne Stuart menjelaskan, model adalah mimpi terbesar Madeline sampai saat ini. Gadis yang lahir pada 13 November 1996 itu ingin terus menguji kemampuan dirinya dalam hal modeling ini. Masih banyak mimpi besarnya yang masih dia raih.
"Mimpi besar Madeline itu bisa menjadi model sekaligus berjalan di runway desainer top dunia seperti Chanel, Tommy Hilfiger, Louis Vuitton, dan Stella McCarney. Harapan itu akan terus ada sampai Madeline bisa menggapainya. Semoga Madeline bisa menaklukan semua desainer besar itu," terang Rosanne pada Okezone di Butik Alleira Plaza Indonesia Jakarta.
Guna mewujudkan mimpinya itu, Madeline terus belajar dan belajar. Salah satu hal yang dia pelajari adalah bagaimana menumbuhkan rasa percaya diri di depan banyak orang. Menurut Rosanne, ini dilakukan dengan cara menari.
Baca Juga: Sifat Selingkuh Keturunan dari Orang Tua? Ini Jawaban Pakar

Ya, Madeline suka sekali menari Hip Hop dan kontemporer. Dengan menari, Madeline mampu mengekspresikan apa yang dia rasakan dan sulit dia bisa luapkan jika di kehidupan biasa.
Maka dari itu, Madeline juga membuat sekolah menari yang dia beri nama InsideOutside Dance Ensemble di Brisbane. Sekolah menari ini dia buat tidak hanya untuk anak-anak down syndrome, tetapi untuk semua jenis manusia.
"Dengan adanya sekolah ini, Madeline juga berharap semakin banyak orang yang bisa mencintai perbedaan dan dengan perbedaan itu mereka bisa lebih menjadi manusia yang utuh," ungkap Rosanne.