
Menurutnya, gaya hidup generasi milenial telah berubah. Padahal pemerintah berharap kalangan generasi muda harus tetap produktif sampai usia tua. Data Litbangkes menunjukkan, usia manusia saat ini semakin panjang, yakni 71,4 tahun. Tapi penyakit katastropik sekarang semakin meningkat, salah satunya karena merokok.
"Dari data Litbangkes, tapi manusia sehatnya 62 tahun, sekira 8-9 tahun itu kita sakit-sakitan. Coba hitung, selama 9 tahun itu penyakitnya akibat rokok, seperti paru. Kemudian dapat sakit jantung, kalau dinilai bayangkan ongkosnya berapa besar," ungkapnya.
Belum lagi, tambah Menkes Nila, kecelakaan lalu lintas bertambah, karena geng motor tidak habis-habis. Anak muda juga tidak makan sayur dan buah, padahal negara kita sangat subur. Mereka juga banyak yang sakit mental atau depresi.
"Kita harus ubah mindset anak muda dengan asupan dan pengalaman yang mereka dapat dimulai dari kesehatan. Kita sudah buat Germas yang melibatkan kementerian lainnya," terangnya.