Intip 5 Tampilan Fashionable Kimmy Jayanti Pamer Perut Buncit
Menurut Dr pearson, ini hanyalah masalah waktu saja untuk orang-orang yang akan mulai memakainya, karena teknologi ini akan lebih memudahkan bagi mereka yang tidak bisa memiliki bayi secara alami. Bahkan jika Anda sedang sibuk dengan pekerjaan Anda bisa saja mematikan anak virtual itu ketika memang tidak punya waktu untuk merawatnya, itu akan lebih memudahkan karena tidak usah merawatnya sepanjang waktu.
Tenang saja anak-anak virtual ini bisa juga berbicara, menangis hingga muntah seperti layaknya manusia yang hidup.
Teknologi ini bisa Anda dapatkan dengan versi dasar yang bertindak seperti bayi tetapi tidak didasarkan pada DNA Anda. Jika Anda pasangan muda bisa menggunakannya sebagai percobaan sebelum berkomitmen untuk mempunyai anak yang nyata.
Menurut Dr Person, tidak ada risiko ketika orang akan memilih anak virtual daripada anak nyata. Kemungkinan ada situasi dimana orang ingin memiliki anak tetapi ia memilih teknologi ini, tetapi itu akan menjadi persentase yang sangat kecil.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.