6 Daftar Turis Terburuk di Dunia, Nomor 1 Tidak Heran
Emak-emak di desa Pal VIII Kecamatan Bermani Ulu Raya Kabupaten Rejang Lebong, persisnya. Mereka tergabung dalam Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan (KPPL) Maju Bersama. Sari kecombrang olahan dari tangan terampil emak-emak itu dijual seharga Rp5 ribu per 200 milli.
Olahan sari minuman segar dari bunga dengan rasa asam mirip jeruk lemon, pedas jahe dan aroma harum serai ini diambil dari kawasan objek wisata, Hutan Mahoni, Damar dan Pinus (MaDaPi). Mereka memanfaatkan kecombrang atau 'ginger troch' ini sebagai bahan baku utama untuk sari minuman.

Proses pembuatan sari minuman kecombrang pun tergolong mudah. Di mana emak-emak di desa Pal VIII memetik bunga yang masih kincup dan berwarna merah muda atau tunas muda kecombrang. Tunas muda itu diolah sedemikian rupa serta diracik sehingga menghasilkan sari minuman segar dan menyehatnya.
''Setengah kilo tunas muda unji dapat menghasilkan empat gelas sari kecombrang atau setara dengan satu liter,'' kata Ketua Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan (KPPL) Maju Bersama, desa Pal VIII Kecamatan Ulu Raya Kabupaten Rejang Lebong, Rita Wati, Selasa 5 Maret 2019.