Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak Suka Main Sendiri dan Tidak Ditemani Orangtua, Apa Dampaknya?

Tiara Putri , Jurnalis-Kamis, 07 Maret 2019 |08:00 WIB
Anak Suka Main Sendiri dan Tidak Ditemani Orangtua, Apa Dampaknya?
Anak berimajinasi lebih baik didiamkan (Foto: Slhunterspeecworks)
A
A
A

Bagi orangtua yang bekerja, mereka bisa maksimalkan waktu yang ada bersama anak. Paling tidak, luangkan waktu 15 menit untuk bermain imajinasi dengan anak. Biarpun waktunya sebentar, tapi jika berkualitas dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan anak.

"Orangtua harus melawan rasa lelah agar anak berkembang dengan optimal. Selain itu, berikan pemahaman juga kepada yang menjaga anak saat orangtua bekerja agar mendampingi anak ketika bermain. Itu juga bisa membantu," tambah Binky.

 BACA JUGA : Dituding Sekamar dengan Andi Arief, Yuk Intip Momen Kulineran Livy Andriany

Selain bermain peran, untuk mengasah imajinatif anak orangtua juga bisa mengajak melakukan hal lain seperti mengajak ke museum. Kegiatan itu membuat anak melihat sesuatu yang baru sehingga muncul pengetahuan dan ide-ide baru karena pengalaman. "Tugasnya orangtua adalah memberikan pengalaman, membiarkan anak bereksplorasi, dan jangan lupa orangtua perlu memfasilitasi," pungkas Binky.

(Dinno Baskoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement