Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Promosi Wisata dan Pererat Silaturahmi Lewat Gowes City Bike MBCI

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Sabtu, 02 Maret 2019 |10:34 WIB
Promosi Wisata dan Pererat Silaturahmi Lewat Gowes City Bike MBCI
City Bike dengan sepeda moulton (Foto:Dimas/Okezone)
A
A
A

PARA pencinta sepeda Indonesia kembali mendapat angin segar dengan kemunculan tren sepeda terbaru berkonsep city bike. Tren ini bukan hanya sekadar ajang ‘keren-kerenan’, namun sudah menjadi bagian dari gaya hidup para kaum urban di Indonesia.

Jika menilik beberapa tren yang sempat berkembang di Indonesia, mulai dari fixie bike hingga tren sepeda lipat atau yang lebih dikenal dengan sebutan folding bike, city bike model Moulton sebetulnya belum sebooming kedua pendahulunya. Namun tren sepeda ini diprediksi akan menjamur dalam beberapa tahun ke depan.

Apalagi setelah dibentuknya komunitas khusus bagi para pencinta Moulton Indonesia yakni, Moulton Bicycle Club Indonesia (MBCI). Diakui oleh Brigjen Irwanto selaku Presiden MBCI, pembentukan komunitas yang beranggotakan lebih dari 100 orang itu tidak hanya untuk merangkul para pegowes aktif yang sama-sama menggemari sepeda jenis Mouton, tetapi juga terdapat beberapa visi dan misi positif yang mereka usung.

“Goal kita sebetulnya ada 3, silaturahmi, promosi pariwisata, dan juga menggalakkan gaya hidup sehat. Alasannya karena anggota kami terdiri dari berbagai ras, suku, dan agama,” tegas Irwanto saat ditemui Okezone di Ameibo Coffee and Friends, di Kemang Timur, Jakarta Selatan, Jumat 1 Maret 2019.

 

Terkait misi MBCI yang ingin turut serta mempromosikan pariwisata Indonesia, Irwanto mengatakan bahwa negara kita memang memiliki potensi wisata yang sangat besar, sehingga harus terus digaungkan agar semakin terkenal di kancah internasional.

Ditambah lagi, Mouton yang notabennya merupakan produk sepeda asal Inggris ini juga memiliki jaringan komunitas yang cukup besar di dunia. Jadi bisa dimanfaatkan untuk menggaet perhatian wisatawan mancanegara.

Saat ini, Indonesia bahkan telah menduduki posisi ke empat sebagai pasar Moulton terbesar di dunia, berada tepat di belakang Thailand, Jepang, dan Inggris.

“Kegiatan gowes atau bersepeda ini bisa dijadikan sebagai salah satu ajang promosi. Ambil contoh kegiatan gowes yang akan kami laksanakan besok (Sabtu pagi). Pesertanya ada yang datang jauh-jauh dari Inggris. Jadi akan kami bawa untuk melihat beberapa spot-spot wisata terbaik di Jakarta,” ungkap Irwanto.

Rencananya, MBCI memang akan menggelar gowes bersama dengan rute yang cukup menarik. Dimulai dari titik start di Kemang, kemudian lanjut ke Gelora Bung Karno (GBK), lalu berfoto-foto sebentar di Monas, dan akan kembali lagi ke titik awal sebagai garis finish-nya.

“Acara ini akan diisi dengan beragam kegiatan fun. Ada gamesnya, terus menjajal ikon-ikon wisata di Jakarta, sekaligus mengenalkan sepeda Moulton seri terbaru yakni full suspension XTB dan FLYTE,” tambahnya.

Gencarkan gaya hidup sehat

Dalam kesempatan yang sama, dr. Henry Suhendra, Sp.OT, salah satu Founder sekaligus Direktur Medis MBCI, menegaskan bahwa tren sepeda berkonsep city bike ini bukan hanya sekadar ajang ‘keren-kerenan’, tetapi juga ada aspek kesehatan di dalamnya.

“Tujuan utamanya cari sehat. Sepeda ini walau range harganya bisa dibilang tidak murah, tapi dari kenyamanan memang sangat cocok untuk orang-orang yang sudah tidak muda lagi, seperti saya yang sudah 65 tahun,” tutur Henry seraya tertawa.

Henry mengatakan bahwa, sebagian besar anggota MBCI memang bergabung karena memiliki tujuan yang sama, yakni bersepeda untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dan prima. Terlebih lagi, cabang olahraga ini dianggap sebagai olahraga cardio terbaik.

“Gowes atau bersepeda itu adalah olahraga cardio terbaik. Kita harus mengayuh tapi impactnya tidak langsung ke lutut, jadi bagus buat jantung dan pernapasan,” tegasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement