Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berwisata Mengenal Bambu Pemecah Ombak Tsunami, di Sini Tempatnya

Agregasi Koran Sindo , Jurnalis-Selasa, 19 Februari 2019 |16:00 WIB
Berwisata Mengenal Bambu Pemecah Ombak Tsunami, di Sini Tempatnya
Mengenal bambu pemecah gelombang tsunami (Foto: Koran Sindo)
A
A
A

Penasaran dengan teknologi baru, karya orisinal anak bangsa ini bisa langsung mendatangi Akademi Bambu Nusantara. Di sini kita bisa belajar banyak hal tentang bambu. Sementara itu, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, sejak didirikan pada 2015 lalu, Akademi Bambu Nusantara ini sempat mengalami pasang surut. Markas mereka hancur ditiup angin puting beliung dan mulai kembali lagi pada 2019. Perkembangan komunitas perajin bambu di Nusantara itu pun kian bertambah pesat sehingga Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel merasa perlu melakukan intervensi sebagai dukungan.

“Kami akan intervensi pembangunan sarana dan prasarananya, termasuk fasilitasnya. Realisasinya nanti di APBD 2020. Nanti Taman Kota BSD 2, Jaletreng Riverside, akan terkoneksi langsung dengan Akademi Bambu Nusantara,” kata Airin. Dia mengatakan, pembangunan Akademi Bambu Nusantara ke depan sudah menjadi perencanaannya. Terutama dalam mengembangkan wisata kota yang edukatif. “Memang nanti arahnya akan ke sana, Taman Kota 2 dengan Akademi Bambu Nusantara akan tersambung sehingga bisa menjadi wisata dalam kota alternatif. Di sini kami juga bisa belajar banyak,“ katanya.

Tidak hanya dari pemerintah kota, bantuan juga datang dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Terutama soal pembangunan dan pengembangan Akademi Bambu Nusantara, tetapi juga soal penyaluran barangnya. Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan, ada enam subsektor perhatian Bekraf, yakni kuliner, fashion, kriya (di dalamnya ada bambu), film, musik, dan games.

“Kita ada bantuan banper dan sudah lakukan itu sejak tiga tahun lalu. Sungguh aneh jika yang terdekat tidak dibantu. Cuma yang dituntut itu program dari Akademi Bambu Nusantara. Salah satunya jadi museum bambu nasional,” kata Triawan Munaf.

Menurut dia, pangsa pasar bambu di Indonesia dan dunia besar. Apalagi produk yang ditawarkan ABN juga sangat bagus dan memiliki pasar sendiri. “Kita sekarang menunggu apa yang akan diajukan. Tentu kita sudah siap bantu. Kami juga akan menjalin kerja sama dengan Pemkot Tangsel. Potensi pasarnya luar biasa dan tempatnya strategis,” ujarnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement