Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Hanya Berebut Gula, Tradisi Serak Gulo Jadi Ajang Cari Jodoh

Rus Akbar (Okezone) , Jurnalis-Rabu, 06 Februari 2019 |12:01 WIB
Tak Hanya Berebut Gula, Tradisi Serak Gulo Jadi Ajang Cari Jodoh
Tradisi Serak Gulo di Sumatera Barat (Foto:Rus Akbar/Okezone)
A
A
A

“Serak gulo ini diadakan pada Jumadil Akhir sesuai dengan kalender Hijriah tidak memakai masehi dan tiap tahun kita akan selalu menyelenggarakan, tradisi ini sudah tertanam di Kota Padang ini sejak 200 tahun saat keturuan muslim India datang ke tempat ini,” terangnya.

 

Dalam prosesnya, pertama mengumpulkan gula dari masyarakat Muslim keturunan India dan ini juga tidak ditutup dari suku bangsa lain yang ingin ikut menyumbang gula. Bahkan dari masyarakat keturuan Tionghoa yang berdampingan, ikut menyumbangkan gulanya, kemudian ada juga masyarakat lain yang datang menyumbang gula dengan niat bernazar. “Tahun ini kita membagi gula ini sebanyak 8 ton,” ungkapnya.

Setelah dikumpulkan, kemudian dibungkus dengan kain warna-warni. Setelah semuanya dibungkus, tugas selanjutnya mengibarkan bendera warna hijau dengan simbol bulan sabit, lalu berdoa. Setelah berdoa, gula yang sudah diletakkan di atap masjid akan dibagikan dengan cara melemparkan ke kerumuman masyarakat.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement