Hal ini dilakukan lantaran Anisha mengaku kalau dirinya sadar akan tubuhnya yang mudah gemuk dan memiliki postur tubuh yang kurang tinggi. Sehingga menjauhi nasi menjadi motivasinya untuk menjaga penampilan dan kesehatan tubuhnya.
Tidak sembarangan, kebiasaan tak makan nasi ini juga ia kosultasikan kepada dokter gizi. Baginya, karbohidrat itu sumber makanan yang paling murah, dalam artian paling mudah didapat. Dia mencontohkan biskuit yang mengandung bahan-bahan karbohidrat dan tempe yang digoreng dengan tepung yang mengandung karbohidrat. Semua yang mengandung karbohidrat sama-sama akan dioalah menjadi gula yang menghasilkan energi.
“Nah untuk mengganti si nasi tersebut, biasanya aku menggantinya dengan ayam atau daging, tapi nanti di sela-sela waktu luang aku juga ngemil biskuit atau snack yang berkarbohidrat, jadi tetap ada asupan karbohidrat namun tidak berlebihan,” lanjutnya.
Tidak hanya itu, ternyata Anisha juga termasuk tipe orang yang tidak menyukai buah. “Gak tau kenapa memang dari kecil gak suka buah, apalagi buah yang berbau nyengat aku gak suka. Palingan aku cuma makan jeruk atau pisang, pokoknya buah yang bisa dimakan langsung,” ungkap perempuan lulusan Universitas Katolik Parahyangan Bandung ini.
Namun, bukan berarti asupan nutrisinya tidak terpenuhi. Anisha mengaku, untuk memenuhi nutrisi hariannya ia mengonsumsi jus yang dibuatnya sendiri dan cukup makan sayur. Selain itu, kesehatan tubuh dan penampilannya juga ia jaga dengan rutin berolahraga. Olahraga yang jadi pilihannya adalah yoga yang dilakukan 1-2 kali dalam seminggu, yang biasanya dilakukan pulang dari kantor.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.