Cara berhenti merokok secara bertahap
Untuk berhenti merokok, ada dua metode yang bisa digunakan, yakni cara berhenti merokok tiba-tiba atau disebut "Cold Turkey" dan ada juga cara berhenti merokok secara bertahap. Berikut ini tips dan cara berhenti merokok secara bertahap yang bisa dilakukan di rumah.
1. Tentukan berapa lama kamu menggunakan cara berhenti merokok secara bertahap ini, dan berkomitmenlah dengan keputusan tersebut.
2. Mulailah di hari yang tidak terlalu sibuk, tidak berpotensi stres, atau ketika libur agar tidak tergoda lagi untuk merokok.

3. Tentukan secara spesifik berapa banyak rokok yang kamu kurangi. Penentuan ini cukup sederhana. Misalnya satu batang rokok dalam satu hari, atau satu batang dua hari. Jumlah rokok tentu harus berkurang dari waktu ke waktu, di mana di akhir deadline berhenti merokok, kamu harus benar-benar berhenti.
4. Kombinasikan cara berhenti merokok bertahap ini dengan konseling ke pskiater profesional, atau ke teman dekat yang kontra dengan kebiasaan merokok Anda. Hal ini akan memberi dorongan lebih untuk makin semangat berhenti merokok total.
Cara berhenti merokok dengan permanen: Motivasi
Tentu sudah jadi rahasia umum kalo berhenti merokok bukanlah perkara mudah. Cara berhenti merokok memang banyak, namun bukan berarti hal ini mudah dilakukan. Tak bisa dipungkiri, untuk menempuh cara berhenti merokok yang alami dan juga cepat, hanya satu kuncinya, yakni motivasi.
Motivasi berhenti merokok harus ada jauh sebelum Anda benar-benar berhenti. Pasalnya alasan inilah yang nanti akan mencegah Anda untuk kembali mengonsumsi rokok. Tentu alasan untuk berhenti merokok sangatlah banyak, terutama soal kesehatan.
Namun yang harus lebih Anda pikirkan adalah soal bagaimana kesehatan orang-orang yang dekat dengan Anda dan Anda cintai, yang tentunya terpapar efek buruk rokok secara pasif. Akan sangat menyakitkan jika orang yang Anda cintai mengidap penyakit tertentu karena ulah Anda. Selain itu, merokok sendiri mempunyai efek buruk di jangka panjang, karena siapa tahu Anda akan jadi tulang punggung keluarga dan akan sangat merugikan bagi keluarga jika Anda sakit karena rokok.
Jadi buatlah daftar alasan yang bisa mengubah hidup Anda ketika Anda mencoba untuk berhenti. Buatlah alasan spesifik ataupun sederhana seperti "aku ingin berhenti merokok agar tak capek ketika main futsal sama anak-anak", atau "aku ingin berhenti merokok agar tidak ngos-ngosan menemani istriku yang hobi naik gunung," dan banyak alasan lain. Jadi tentukan motivasi berhenti merokok Anda yang paling kuat dan berpotensi mengubah hidup Anda.
(Santi Andriani)