Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Rasa Rokok Elektrik Ini Bisa Hancurkan Paru-Paru Kamu!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 04 Februari 2019 |11:15 WIB
Dua Rasa Rokok Elektrik Ini Bisa Hancurkan Paru-Paru Kamu!
Rokok Elektrik (Foto: Dailymail)
A
A
A

TIDAK ada rokok yang bermanfaat untuk tubuh Anda. Semua jenis rokok membahayakan. Tapi, ilmuwan Harvard University mengungkapkan, ada dua rasa dalam rokok elektrik yang dipercaya bisa menghancurkan paru-paru Anda!

Dua bahan kimia yang ditemukan dalam dua rasa vaping populer itu adalah rasa popcorn dan karamel. Dua rasa ini dianggap sangat berisiko dalam meningkatkan penyakit pernapasan. Bahan kimia tersebut dilaporkan dapat meninggalkan silika di saluran pernapasan dan membuat organ tubuh itu tidan bekerja dengan baik. Penelitian ini diterbitkan dalam Scientific Reports.

Dilansir Okezone dari New York Post, silika ini adalah rambut-rambut kecil yang melapisi saluran udara kita dan bergerak dalam gerakan memukul untuk menjaga saluran udara bersih dari lendir dan kotoran. Hal ini memungkinkan Anda untuk bernapas dengan mudah.

Baca juga :

Fungsi silika yang buruk dikaitkan dengan penyakit paru-paru seperti penyakit paru obstruktif kronis (COPD) dan asma. Studi ini menemukan, cairan rokok elektrik rasa popcorn sangat berbahaya, berkat diacetyl kimia yang terkandung di dalamnya.

Diacetyle digunakan sebagai zat penyedap dalam hal-hal seperti microwave popcorn dan permen rasa-mentega, dan meskipun itu adalah penyedap yang aman untuk dikonsumsi, ternyata mempunyai dampak yang berbahaya untuk saluran pernapasan manusia.

Risiko ini dikaitkan dengan kondisi yang disebut bronchiolitis obliteratif, dijuluki "paru-paru popcorn," karena tingginya tingkat penyakit yang ditemukan pada pekerja dari pabrik-pabrik yang menggunakan bahan kimia dalam microwave popcorn. Karena risiko itu, produsen terkadang menggunakan bahan kimia lain yaitu 2,3-pentanedione sebagai gantinya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement