KETIKA Anda diminta untuk mendeskripsikan ciri-ciri fisik orang “bule” atau ras kaukasoid, Anda mungkin menyebutkan mereka umumnya memiliki kulit putih, badan tinggi, mata biru atau hijau, dan berhidung mancung.
Sementara itu, orang-orang Asia cenderung memiliki kulit kuning langsat atau gelap, badan sedang atau pendek, dan berhidung pesek. Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa bentuk hidung manusia di belahan dunia yang berbeda bisa beragam? Nah, para peneliti telah menemukan jawabannya. Simak hasil temuan para ahli di bawah ini, seperti dikutip Hellosehat.com.
BACA JUGA : Waria Hamil Kesurupan Belalang Sembah, Reaksinya Kocak Parah!
Perbedaan bentuk hidung pada manusia di seluruh dunia
Sejak akhir tahun 1800-an, seorang peneliti dan ahli anatomi tubuh manusia dari Inggris bernama Arthur Thomson telah mempelajari variasi bentuk hidung manusia di berbagai belahan dunia. Menurut penelitiannya, diketahui bahwa orang-orang yang tinggal di negara beriklim dingin dan kering cenderung memiliki hidung mancung dan ramping. Misalnya di negara-negara di Eropa dan Amerika Utara.