SIKLUS jatuh cinta-patah hati-jatuh cinta lagi akan terus terjadi hingga menemukan jodoh yang akan membuat seseorang berhenti bertualang mencari cinta. Mungkin semua orang akan mencoba untuk mencari dambaan hati yang sesuai dengan karakter masing-masing.
Tapi, meskipun semua memiliki tujuan yang sama, yaitu mencari cinta sejati, ada banyak cara dan proses yang dilalui masing-masing orang. Ada yang tegas dan mantap menetapkan pilihan, ada juga yang labil.
Selain itu, ada juga orang yang memang belum mampu berkomitmen terhadap satu pasangan, biasanya orang yang seperti itu disebut playboy. Nah, sebagaimana Okezone rangkum dari berbagai sumber, ada empat shio yang mendapatkan predikat sebagai palyboy tersebut, siapa saja mereka?
Baca Juga: Pulang Kampung ke Magelang, Nafa Urbach Langsung Basah-basahan!
Shio Kuda

Pemilik shio ini sangat terampil dalam bercinta. Mereka juga dikenal cepat hilang ketertarikannya. Karena sifatnya yang suka jatuh cinta dan hilang begitu cepat, shio ini sering dijuluki playboy. Bahkan beberapa warga shio ini menganut pola pikiran Bila tak dapat berdampingan dengan orang yang dicintai, mengapa tidak mencintai orang yang ada di depan mata?
Namun, hal ini bukan berarti semua pria pemilik shio Kuda tidak bisa setia, terutama bila pasangannya dapat memahami kebutuhan dasarnya akan kebebasan. Kebanyakan Kuda akan dapat belajar setia, asalkan mereka tidak terlalu dikekang oleh pasangannya.
Masalahnya, mereka gemar berkumpul di keramaian, suka pesta dan menjalin persahabatan dengan cepat. Mereka juga senang menyanjung orang, di samping menerima sanjungan orang lain. Segi baiknya, Kuda sendiri biasanya cukup fair terhadap pasangannya. Mereka bukan tipe orang yang posesif, curiga atau iri hati.
Baca Juga: 4 Pakar Fengshui Terkenal di Indonesia, Nomor 3 Paling Kontroversial!
Shio Kelinci

Bukan karena tidak tahu apa yang mereka mau, shio yang satu ini memang ingin membahagiakan banyak orang. Alhasil mereka sering kali di cap playboy.
Meskipun memiliki niat baik ke semua orang, tetapi ini membuat orang lain punya harapan. Hingga akhirnya mereka sering disangka mempermainkan perasaan orang lain.